Dzikir Setelah Shalat

8 Doa

Istighfar

Arab

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Latin

Astaghfirullāh

Artinya

Aku minta ampun kepada Allah.

Sumber: HR. Muslim No. 591

Allah yang Memberi Keselamatan

Arab

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Latin

Allāhumma antas salām wa minkas salām tabārakta yā żal jalāli wal ikrām

Artinya

Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselaatan, Maha Suci Engkau, wahai tuhan yang pemilik keagungan dan kemuliaan.

Sumber: HR. Muslim No. 591

Allah yang Menghalangi dan yang Memberikan Segala Sesuatu

Arab

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Latin

Lā ilāha illāllāh waḥdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr. Allāhumma lā māni'a limā a'thaita wa lā mu'ṭiya limā mana'ta wa lā yanfa'u żal jaddi minkaljaddu

Artinya

Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.

Sumber: HR. Bukhari No. 844 dan Muslim No. 593

Allah yang Memiliki Segalanya dan yang Berhak Diibadahi

Arab

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

Latin

Lā ilāha illāllāh waḥdahu lā syarīka lah. Lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr. Lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh. Lā ilāha illāllāh wa lā na'budu illā iyyāh. Lahun ni'mah wa lahul faḍl wa lahuṡ ṡanāul ḥasan. Lā ilāha illāllāh mukhlishīna lahud dīn wa law karihal kāfirūn

Artinya

Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.

Sumber: HR. Muslim No. 594

Tasbih

Arab

سُبْحَانَ اللهِ

Latin

Subḥānallāh

Artinya

Maha Suci Allah

Sumber: Dibaca 33x

Tidak Ada Sekutu Bagi Allah dan Baginyalah Segala Sesuatu

Arab

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Latin

Lā ilāha illāllāh waḥda, lā syarīka lah. Lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr

Artinya

Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.

Sumber: Syarh Shahih Muslim, 5: 84

Ayat al-Kursi

Arab

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Latin

Allāhu lā ilāha illā huwalḥayyul qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis samāwāti wa mā fil arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus samāwāti wal arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal 'aliyyul 'aẓīm

Artinya

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Sumber: HR. an-Nasai dalam Al-Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram

Al-Ikhlas

Arab

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ (١) ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (٣) وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ (٤)

Latin

Qul huwallāhu aḥad (1) Allāhuṣ ṣamad (2) lam yalid wa lam yụlad (3) wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad (4)

Artinya

Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

Sumber: HR. Abu Dawud No. 1523 dan an-Nasa'i No. 1337. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan